Sistem operasi windows NT memiliki menggunakan model struktur
berlapis (layered). Dalam arsitektur ini komponen dalam sistem operasi tidak
tergantung dari komponen yang lain, dengan demikian modifikasi atau
perubahan dalam satu komponen tidak berpengaruh banyak pada komponen
lainnya. Arsitektur Windows NT secara global terdidi dari empat lapisan yaitu:
1. Hardware abstraction layer (HAL)
2. Kernel
3. Subsystems
4. System services
Hardware Abstraction Layer (HAL), lapisan ini memetakan perintah dan
tanggapan perangkat keras generik menjadi perintah dan tanggapan unik
platform tertentu seperti Intel 486 atau Pentium, Motorola PowerPC, atau DEC
Alpha. HAL membuat machine system bus, DMA controller, interrupt controller,
system timer, dan modul memori. Sebagai mana oleh kernel HAL juga
menyediakan dukungan untuk symmetric multiprocessing. Kernel, lapisan ini
berisi komponen-komponen sistem operasi paling dasar. Kernel mengelola
penjadwalan dan context switching, exception handling dan interrupt
handling serta multiprocessing synchronization. Subsystems, lapisan ini
terdiri dari berbagai ragam modul, fungsi-fungsi spesifik yang menggunakan
layanan-layanan dasar yang disediakan kernel. System services, lapisan ini
menyediakan antarmuka ke perangkat lunak mode pemakai.
Rendering sequence merupakan suatu proses pengikatan gerakan objek
dalam gambar berurutan. Gambar berurutan ini membentuk animasi jika
dijalankan secara berurutan. Jumlah gambar hasil (render) sama dengan
jumlah frame yang dianimasikan.
Hasil jadi render sequence ini berupa gambar dengan ekstensi jpg, png, targa
dll. Hasil rendering sequence ini berupa data gambar mentah yang nantinya
akan disunting lagi dan dikomposisikan dengan musik, sound effect, title, dan
dirender kembali dalam bentuk animasi movie yang utuh.
Comments
Post a Comment